· PEMAIN dan OFFICIAL
Ø Tim berhak mendaftarkan pemain maksimal 15 orang dan 3 official
Ø Official tidak boleh bermain.
• TENDANGAN
Permulaan(Kick-off)
Kick-off adalah cara untuk memulai permainan:
Kick-off adalah cara untuk memulai permainan:
Ø Pada permulaan babak pertama pertandingan.
Ø Setelah gol tercetak/tercipta.
Ø Gol dapat dicetak/tercipta langsung dari kick-off.
Ø Pada saat memulai pertandingan kick-off yang sah, apabila bola ditendang dan bergerak kearah depan atau melewati garis tengah.
· GOL MASUK GAWANG
Dapat
dikatakan gol ketika keseluruhan bagian dari bola melewati garis gawang
antara kedua tiang gawang dan dibawah palang gawang.
• TENDANGAN BEBAS LANGSUNG
Tendangan
bebas langsung diberikan kepada tim lawan, jika seorang pemain
melakukan salah satu dari enam bentuk pelanggaran dibawah ini, dengan
pengamatan wasit dan itu merupakan tindakan yang kurang berhati-hati,
kasar atau menggunakan tenaga yang berlebihan :
Ø Menendang atau mencoba menendang lawan.
Ø Mengganjal atau mencoba mengganjal lawan.
Ø Menerjang lawan.
Ø Mendorong lawan, meskipun dengan bahunya.
Ø Memukul atau mencoba memukul lawan.
Ø Mendorong lawan.
Tendangan bebas langsung juga dapat diberikan kepada tim lawan, jika seseorang pemain melakukan pelanggaran sebagai berikut :
Ø Meludah pada lawan.
Ø Melakukan
sliding tackle dalam rangka mencoba merebut bola ketika bola sedang
dimainkan/dikuasai oleh lawan. Kecuali untuk penjaga gawang didaerah
pinaltinya sendiri dan dengan syarat ia tidak bermain dengan hati-hati,
kasar atau menggunakan kekuatan yang berlebihan.
Ø Menarik lawan sebelumya, ketika berusaha menguasai bola.
Ø Memegang bola secara sengaja, kecuali dilakukan oleh penjaga gawang didaerah pinaltinya sendiri.
Tendangan bebas langsung dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.
Semua pelanggaran yang disebutkan diatas merupakan kumpulan pelanggaran yang diakumulasikan.
Semua pelanggaran yang disebutkan diatas merupakan kumpulan pelanggaran yang diakumulasikan.
• TENDANGAN PINALTI
Ø Tendangan
pinalti diberikan, jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran
didaerah pinaltinya sendiri, tidak peduli dimana posisi bola, tetapi
asalkan bola dalam permainan atau bola hidup.
Ø Tendangan pinalty dari titik kedua atau titik yang berjarak 10 m
dari gawang. Tendangan ini diberikan jika salah satu tim mempunyai
jumlah pelanggaran yang diakumulasikan lebih dari 5 dalam satu babak.
Dan pelanggaran itu akan hangus jika babak itu berakhir.
Ø Penendang
pinalti 3 orang dari masing-masing tim,jika kedudukan masih seri maka
tambah 1 pemain lagi ,jika masih imbang maka diadakan toss koin dan
memilih menjadi penendang atau penjaga gawang.
• TENDANGAN BEBAS TIDAK LANGSUNG
• TENDANGAN BEBAS TIDAK LANGSUNG
Tendangan
bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan, jika seorang penjaga
gawang telah melakukan salah satu pelanggaran dibawah ini :
Ø Setelah
melepaskan bola dari tangannya, ia menerima kembali dari rekan tim
(dengan kaki/tangan), sebelum melewati garis tengah atau sebelum
dimainkan atau belum disentuh oleh pemain lawan.
Ø Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya, dengan secara sengaja dikembalikan kepadanya oleh rekan tim (back pass).
Ø Menyentuh
atau menguasai bola dengan tangannya, setelah ia menerima bola langsung
dari tendangan kedalam yang dilakukan oleh rekan tim.
Ø Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya atau kaki, lebih dari empat detik.
Tendangan
bebas langsung juga diberikan pada tim lawan, jika salah seorang pemain
melakukan pelanggaran selain yang ada di item tendangan bebas langsung.
• SANGSI DISIPLIN
Ø Kartu kuning dan kartu merah hanya dapat ditunjukkan kepada para pemain atau para (pemain) cadangan. Para
wasit memiliki kekuasaan untuk memutuskan sangsi disiplin kepada para
pemain dari sejak ia masuk lapangan sampai meninggalkan lapangan setelah
isyarat peluit akhir.
• PELANGGARAN YANG DAPAT MENYEBABKAN PEMAIN DIKELUARKAN
Seorang
pemain atau pemain cadangan dikeluarkan dengan menunjukkan kartu merah,
jika ia melakukan salah satu pelanggaran sebagai berikut :
Ø Pemain bermain sangat kasar.
Ø Pemain melakukan tindakan kasar.
Ø Meludah pada lawan atau orang lain.
Ø Menghalangi
lawan untuk mencetak gol atau kesempatan mencetak gol dengan sengaja
memegang bola dengan cara yang tidak diperkenankan dalam peraturan (hal
ini tidak berlaku kepada penjaga gawang didalam daerah pinaltinya
sendiri).
Ø Mengeluarkan kata-kata yang sifatnya menghina atau kata-kata caci-maki.
Ø Menerima peringatan (Kartu Kuning) kedua didalam pertandingan yang sama.
Ø Kartu merah langsung.
· PROSEDUR PERGANTIAN PEMAIN
Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar
permainan dengan mengikuti persyaratan sebagai berikut:
Ø Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.
Ø Pemain
yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah
pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti
telah melewati batas lapangan atau keluar terlebih dahulu.
Ø Pergantian
dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat
itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia
gantikan telah keluar danberhenti menjadi pemain aktif.
· PERLENGKAPAN PEMAIN
Seorang pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun
yang membahayakan dirinya sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk
perhiasan apapun.
· DASAR PERLENGKAPAN
Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:
Ø Seragam atau kostum yang bernomor punggung dan nomor celana.
Ø Kaos kaki (warna harus sama dalam setiap tim)
Ø Pengaman kaki (shinguards).
Ø Sepatu
dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau
kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari
bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.
· PENJAGA GAWANG
Ø Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.
Ø Jika
seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga
gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut
harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri.
· PERATURAN UMUM
Ø Turnamen ini menggunakan babak knock out.
· LAMANYA PERTANDINGAN
Ø Durasi Pertandingan pada babak penyisihan knock out adalah 20 menit kotor.
Ø Sedangkan durasi pertandingan untuk perebutan juara I, II, III, IV adalah 15 menit kotor.
Ø Waktu istirahat antar babak 5 menit.
Ø Jika seri langsung adu pinalti, kecuali final ada tambahan waktu 10 menit kotor
Ø Durasi tim yang terlambat 10 menit
Ø Masing-masing tim diharapkan hadir 30 menit sebelum pertandingan dimulai.
Ø Kick off minimal 5 pemain
· TIME-OUT (waktu sela)
Ø Setiap
Tim berhak meminta waktu untuk Time-out selama satu menit disetiap
babak, kondisi berikut dapat diberlakukan untuk mendapatkan Time-out:
Ø Para pelatih tim diberikan wewenang meminta kepada pencatat waktu untuk time-out selama satu menit.
Ø Time-out
selama satu menit dapat diminta setiap saat, tetapi hanya diperkenankan
jika Tim tersebut memegang bola (menguasai bola).
Ø Pencatat
waktu dapat memberikan ijin untuk time-out ketika bola tidak dalam
permainan dengan menggunakan peluit atau bunyi sinyal lainnya berbeda
dari yang digunakan oleh wasit.
Ø Ketika
time-out diberikan, para pemain harus tetap berada didalam lapangan.
Jika selama masa time-out itu mereka ingin menerima instruksi dari
ofisial tim, cara ini hanya dapat dilakukan hanya pada garis pembatas
lapangan (garis samping) . Ofisial yang memberikan instruksi tidak boleh
memasuki lapangan.
Ø Tim yang tidak meminta time-out pada babak pertama, pada babak kedua tim tersebut hanya berhak mendapatkan satu kali time-out.
Peraturan-peraturan
yang belum tercantum diatas, maka akan mengacu pada peraturan yang
telah ada atau mengacu pada peraturan FIFA.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar